| Penulis | : Mira Dianti |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : D3 KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 28 Aug 2026 |
Abstrak
ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain seperti susu formula, air jeruk, madu, air gula, tanpa makanan padat seperti pisang, bubur, susu dan nasi (kecuali obat, vitamin, dan mineral). Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2020 hanya sekitar 44% bayi di seluruh dunia yang berusia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif. Hal tersebut belum sesuai dengan target WHO tahun 2025 yaitu minimal 50%, dan di Indonesia bayi yang mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2021 sebesar 66,1%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Dan Kemauan Ibu Hamil Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Di Klinik Eka Sriwahyuni Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat csross sectional dengan data primer yang di peroleh langsung dari kuesioner, populasi dalam penelitian ini Adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan di klinik eka sriwahyuni tahun 2025 dengan jumlah responden 30 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan metode accidental sampling yaitu menentukan sampel dengan pengambilan responden yang kebetulan ada pada saat di lakukan penelitian. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan dukungan suami dan kemauan ibu hamil terhadap pmberian ASI Eksklusif di klinik eka sriwahyuni tahun 2025 dengan hasil yang di dapat mengunakan uji chi-squera dengan nilai pvalue sebesar 0,000 menunjukan bahwa p-value <0,05 artinya ada hubungan dukungan suami dan kemauan ibu hamil terhadap pemberian ASI Eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini dukungan suami yang didapatkan ibu dalam menyusui eksklusif memiliki efek positif pada pengalaman ibu dimana mempengaruhi jumlah ASI yang dihasilkan ibu karena produksi ASI menjadi lebih lancer.