| Penulis | : Mardhiati Hasanah |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : S1 FARMASI |
| Tanggal Publikasi | : 21 Aug 2026 |
Abstrak
Kulit merupakan organ tubuh pada manusia yang sangat penting karena terletak pada bagian luar tubuh yang berfungsi untuk menerima rangsangan seperti sentuhan, rasa sakit dan pengaruh lainnya dari luar. Penyakit kulit dapat disebabkan oleh gigitan jenis serangga tertentu dan juga suatu kelainan kulit akibat adanya jamur, kuman, parasit, virus maupun infeksi yang dapat menyerang siapa saja dari segala umur. Daun sembukan adalah tanaman liar yang banyak tumbuh didaerah pohon kelapa sawit atau disemak belukar. Oleh karna itu, peneliti melakukan penelitian menggunakan bahan alam yang lebih aman dan harga yang lebih ekonomis untuk menghambat bakteri dalam bentuk sediaan krim ekstrak etanol daun sembukan (Paederia foetida L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.
Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan sampel daun sembukan, pembuatan ekstrak etanol daun sembukan, pembuatan sediaan krim ekstrak etanol daun sembukan, uji mutu fisik dan pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sembukan mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, steroid dan glikosida dan dapat diformulasikan ke dalam sediaan krim ekstrak etanol daun sembukan memenuhi syarat mutu fisik. Krim EEDS 5% paling baik karena sangat disukai panelis baik dari bentuk, aroma, dan warna. Dan uji pada efektivitas antibakteri sediaan krim EEDS 5% diameter 8,15±5,20 mm dan 8,06±1,89 mm, pada EEDS 10% dengan diameter 9,35±8,00 mm dan 11,55±8,00 mm, pada EEDS 15% 13,23±0,30 mm dan 13,06±0,005 mm, pada Blanko dengan diameter 0, dan pada pembanding krim gentamicin sulfate 0,1 % dengan diameter hambatan 14,43±22,11 mm dan 15,6±20,80 mm. sediaan krim yang mengandung ekstrak etanol daun sembukan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.
Kata kunci : krim, Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginos, daun sembukan, zona hambat,