| Penulis | : Abdal Kahfi Karo - karo |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : S1 FARMASI |
| Tanggal Publikasi | : 21 Aug 2026 |
Abstrak
Kebersihan gigi dan mulut yang buruk tidak hanya menyebabkan bau mulut, kerusakan gigi dan radang gusi, tetapi juga menyebabkan masalah kesehatan lainnya, seperti menimbulkan rasa nyeri bahkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu menjaga kebersihan dan perawatan gigi sangat penting Cara sederhana merawat gigi adalah dengan cara menggosok gigi. Saat ini di pasaran banyak beredar pasta gigi untuk membersihkan gigi dan perawatannya, namun mengandung bahan kimia sintetis yang dapat menimbulkan masalah kesehatan, misalnya flouride dan sodium lauril sulfat (SLS). Bahan ini dapat mengiritasi gusi dan mulut, gusi terasa terbakar, gigi sensitif dan rasa tidak nyaman pada lidah. Secara tradisional cengkeh (Syzigium aromaticum (L.Merr) telah banyak digunakan untuk perawatan dan pengobatan sakit gigi dengan cara digosok-gosokkan pada gigi selama lebih kurang 10 menit. Tumbuhan yang juga terbukti mempunyai aktivitas antibakteri dan telah sering digunakan untuk menghilangkan bau mulut dan badan adalah daun kecombrang (Etlinger elatior Jack). Oleh karena itu penulis memanfaatkan kombinasi daun kecombrang dan bunga cengkeh dalam formulasi pasta gigi dengan tujuan untuk mendapatkan pasta gigi alami yang relative aman dan ekonomis.
Daun kecombrang segar sebagai bahan uji diambil di kebun masyarakat di Takengon, selanjutnya dikeringkan, dihaluskan dan dibuat sari air bersama bunga cengkeh. Formulasi sediaan pasta gigi menggunakan kombinasi sari air daun kecombrang kering dan bunga cengkeh dengan perbandingan (75:25); (50:50); dan (25:75). Evaluasi sediaan yang diperoleh meliputi uji organoleptik dengan uji kesukaan (hedonic test), homogenitas, pH, stabilitas, daya pembersihan, uji iritasi terhadap kulit sukarelawan, dan aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutan dan Escherichia coli dengan cara difusi agar
Hasil penelitian sediaan pasta gigi yang mengandung kombinasi sari air daun kecombrang kering dan bunga cengkeh disukai oleh panelis, stabil pada penyimpanan, mempunyai daya pembersihan, tidak terjadi iritasi, dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutan dan Escherichia coli dengan kategori kuat sehingga pasta gigi yang dihasilkan dari formula ini memberi manfaat untuk membersihkan dan perawatan gigi, aman dan ekonomis.
Kata kunci : Daun kecombrang, bunga cengkeh, pasta gigi, Streptococcus mutan. Escherichia coli,