| Penulis | : Asmaida Nasution |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : S1 FARMASI |
| Tanggal Publikasi | : 11 Aug 2026 |
Abstrak
Pelembab adalah salah satu jenis kosmetika yang berfungsi menghidrasi kulit dengan cara mengurangi penguapan air dari kulit dan menarik air dari udara masuk ke dalam stratum corneum yang mengalami dehidrasi. Bahan-bahan yang dapat mengurangi penguapan air dari kulit adalah bahan oklusif yang berminyak dan bahan-bahan yang dapat menarik air kedalam stratum corneum dikenal sebagai humektan.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental. Pengumpulan sampel menggunakan metode proposive sampling. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan etanol 80%. Kemudian dilakukan uji skrining fitokimia terhadap simplisia, dan ekstrak etanol dan pelembab. Pembuatan formula lotion pelembab konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Selanjutnya dilakukan uji mutu fisik sediaan dari ekstrak etanol daun jambu jamaika dilakukan terhadap sukarelawan.
Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan golongan senyawa kimia pada simplisia dan ekstrak etanol daun jambu jamaika positif alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid/triterpenoid, dan glikosida. Uji mutu ekstrak etanol daun jambu jamaika mampu melembabkan kulit pada konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Sediaan stabil dalam penyimpanan, dapat menyebar di kulit dan tidak menimbulkan iritasi pada penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun jambu jamaika konsentrasi 2%, 4% dan 6% dapat diformulasikan dalam lotion pelembab dan memenuhi mutu fisik yang baik. Pada konsentrasi 6%, peningkatan kadar air sebesar 63,02±59,48.
Kata kunci : Daun jambu jamaika, etanol 80%, Lotion pelembab, Syzygium malaccense (L.) Merr.